Makna Lagu In My Life – The Beatles

makna-lagu-in-my-life-the-beatles

Makna Lagu In My Life – The Beatles. In My Life rilis di album Rubber Soul (1965) dan langsung jadi salah satu lagu paling dewasa yang pernah ditulis The Beatles di usia muda. John Lennon (25 tahun) menulisnya sebagai refleksi atas hidupnya yang sudah berlalu begitu cepat. Dengan aransemen sederhana plus solo piano barok yang dimainkan George Martin (dipercepat supaya terdengar seperti harpsichord), lagu ini terasa seperti surat cinta untuk masa lalu sekaligus orang-orang yang pernah mengisi hari-harinya. BERITA BASKET

Awalnya Ingin Jadi Lagu Kenangan Tempat, Berubah Jadi Kenangan Orang: Makna Lagu In My Life – The Beatles

John awalnya mau menulis lagu tentang rute bus dari rumahnya ke pusat kota Liverpool: Penny Lane, Church Road, sampai tempat dia sering main kecil. Dia bahkan menuliskan lirik panjang yang sangat literal (“These places have their meanings…”), tapi terasa kaku. Akhirnya dia buang semua, duduk di piano, dan lirik baru keluar dalam 15 menit: “There are places I’ll remember / All my life though some have changed”. Fokusnya bergeser dari tempat ke orang-orang yang membuat tempat itu berarti. Itu momen dia sadar bahwa kenangan terbaik selalu tentang manusia, bukan batu bata.

“In My Life, I Love You More” yang Bikin Semua Bergetar: Makna Lagu In My Life – The Beatles

Baris penutup “In my life, I love you more” awalnya ditulis untuk wanita tertentu (kemungkinan besar istri pertamanya, Cynthia, atau teman dekat). Tapi John sengaja tidak menyebut nama, sehingga pendengar bebas mengisinya sendiri: pacar, orang tua, sahabat, bahkan orang yang sudah pergi. Paul bilang bagian itu adalah salah satu lirik paling indah yang pernah ditulis John, karena terdengar sangat personal tapi sekaligus universal. John sendiri sampai akhir hayatnya bilang ini lagu favoritnya dari semua yang pernah dia tulis.

Solo Piano yang “Terlalu Cepat” Jadi Legenda

George Martin menulis solo piano barok, tapi saat diputar normal terdengar terlalu lambat dan kaku. Dia lalu merekamnya setengah kecepatan, kemudian mempercepat tape, hasilnya jadi harpsichord yang anggun dan sedikit melankolis. John langsung jatuh cinta dan bilang, “Itu seperti musik dari era lain yang masuk ke lagu kita.” Solo 7 detik itu akhirnya jadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah rekaman, membuktikan bahwa kadang kesalahan teknis justru menciptakan keajaiban.

Kesimpulan

In My Life adalah lagu tentang menerima bahwa waktu terus berlalu, tempat berubah, orang datang dan pergi, tapi cinta dan kenangan tetap tinggal di hati. John menulisnya di puncak Beatlemania, saat hidupnya terasa paling kacau, tapi justru berhasil menangkap esensi hidup yang paling tenang. Lebih dari setengah abad kemudian, lagu ini masih diputar di pernikahan, pemakaman, reuni sekolah, karena setiap orang punya “in my life” versi mereka sendiri. Dan setiap kali nada piano barok itu mengalir, kita semua diam sejenak, lalu tersenyum, karena kita tahu: beberapa orang dan momen memang tidak akan pernah benar-benar pergi. Terima kasih, John, karena memberi kita lagu untuk mengingat mereka selamanya.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Post Comment