Makna Lagu Sicko Mode – Travis Scott
Makna Lagu Sicko Mode – Travis Scott. Sicko Mode tetap menjadi salah satu lagu paling berpengaruh dalam hip-hop modern sejak dirilis pada Agustus 2018 sebagai bagian dari album Astroworld. Dengan tiga beat berbeda dalam satu lagu, verse dari Drake, dan produksi yang ambisius, Sicko Mode tidak hanya memuncaki chart di banyak negara, tapi juga menjadi simbol bagaimana Travis Scott mengubah struktur lagu rap konvensional menjadi pengalaman sinematik yang penuh energi. INFO SLOT
Di balik kesan pesta besar, flexing, dan produksi mewah, Sicko Mode sebenarnya membawa narasi yang lebih dalam tentang ambisi tanpa batas, perasaan dominasi di puncak karier, serta transisi dari underdog menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam industri. Lagu ini bukan sekadar hit komersial—ia adalah pernyataan bahwa Travis telah mengambil alih kendali permainan.
Struktur Tiga Bagian sebagai Metafor Perjalanan Karier: Makna Lagu Sicko Mode – Travis Scott
Sicko Mode terdiri dari tiga segmen yang berbeda secara musikal dan tematik—sesuatu yang jarang dilakukan dalam lagu rap mainstream pada masa itu.
Bagian pertama (verse Travis) dimulai dengan nada rendah dan gelap, di mana dia berbicara tentang “straight up” dan “out like a light”. Ini mewakili fase awal karier: masih di bawah radar, penuh energi mentah, dan siap meledak kapan saja. Travis menggunakan metafor “Astro” untuk menggambarkan dirinya sebagai kekuatan luar angkasa yang belum sepenuhnya terlihat dari bumi.
Kemudian transisi tiba-tiba ke bagian Drake—beat berubah menjadi lebih halus dan percaya diri. Drake datang dengan flow yang lebih santai, membahas kesuksesan, wanita, dan kehidupan mewah. Bagian ini mencerminkan fase transisi: saat karier mulai naik, tapi masih ada rasa ingin membuktikan diri kepada dunia yang dulu meremehkan.
Bagian ketiga kembali ke Travis dengan beat paling keras dan agresif. Di sinilah puncaknya terjadi—dia menyatakan dominasi penuh: “She’s in love with who I am / Back in high school, I used to bus it to the dance”. Kontras antara masa lalu (naik bus sekolah) dan sekarang (jet pribadi, pengaruh besar) menjadi inti pesan: dari nol sampai menguasai industri.
Struktur tiga bagian ini bukan gimmick semata—ia adalah metafor perjalanan Travis dari Houston yang sederhana sampai menjadi salah satu nama terbesar di musik global.
Analisis Lirik: Ambisi, Dominasi, dan Kesadaran Diri: Makna Lagu Sicko Mode – Travis Scott
Lirik Sicko Mode penuh dengan flexing yang tajam, tapi di balik itu ada kesadaran diri yang kuat. Travis berulang kali mengingatkan pendengar tentang akarnya: “Back on my bullshit” dan referensi ke Houston yang berulang-ulang menunjukkan bahwa meski sekarang berada di puncak, dia tidak lupa dari mana asalnya.
Baris ikonik “She’s in love with who I am” bukan sekadar tentang romansa—itu tentang bagaimana orang-orang jatuh cinta pada citra, pengaruh, dan kesuksesan yang telah dia bangun. Travis sadar bahwa ketenaran membawa aura yang menarik, tapi juga bisa menjadi jebakan.
Drake di bagian tengah membawa perspektif berbeda: lebih reflektif dan sedikit sinis terhadap industri. “I did half a Xan, thirteen hours ’til I land” menggambarkan sisi gelap dari kehidupan tur dan ketenaran—lelah, obat, dan jarak dari realitas. Kombinasi dua perspektif ini membuat lagu terasa lengkap: ambisi yang membara dari Travis dan pengalaman dingin dari Drake.
Secara keseluruhan, Sicko Mode adalah pernyataan bahwa kesuksesan bukan akhir—itu hanya tahap baru di mana kamu harus terus membuktikan diri, terus mengubah aturan, dan terus mengingat bahwa kamu pernah menjadi orang yang sama yang dulu dianggap tidak mungkin berhasil.
Dampak Budaya dan Relevansi yang Masih Terasa Kuat
Sicko Mode berhasil mengubah ekspektasi tentang apa yang bisa dilakukan sebuah lagu rap. Durasi hampir lima menit, tiga beat berbeda, dan kolaborasi yang mulus membuatnya menjadi blueprint bagi banyak produser dan artis setelahnya yang ingin menciptakan pengalaman, bukan sekadar track.
Di tahun 2026, lagu ini masih sering diputar di festival, gym, dan momen ketika orang ingin merasakan energi “takeover”. Bagi generasi muda yang tumbuh di era streaming, Sicko Mode menjadi contoh bahwa satu lagu bisa menjadi peristiwa—bukan hanya musik, tapi pengalaman yang mengubah mood dan percaya diri pendengar.
Lagu ini juga menjadi simbol bagaimana Travis Scott membangun kerajaan Astroworld: ambisi besar, produksi epik, dan kemampuan untuk membuat pendengar merasa bagian dari sesuatu yang lebih besar dari sekadar lagu.
Kesimpulan
Sicko Mode jauh lebih dari sekadar hit besar tahun 2018. Ia adalah manifesto ambisi tanpa kompromi, cerita tentang perjalanan dari pinggiran sampai menguasai panggung utama, serta pengingat bahwa kesuksesan sejati datang dengan kesadaran akan akar dan tanggung jawab atas pengaruh yang dimiliki.
Travis Scott berhasil mengemas perasaan “takeover” itu dalam struktur lagu yang inovatif, lirik yang tajam, dan produksi yang menggelegar. Pesan terdalamnya sederhana tapi kuat: kalau kamu punya visi besar, jangan takut mengubah aturan permainan. Dari bus sekolah sampai jet pribadi, dari underdog sampai dominator—semuanya mungkin kalau kamu tetap “sicko” dalam mengejar mimpimu.
Itulah mengapa Sicko Mode masih terasa segar dan menggelegar hingga sekarang—karena di dalamnya ada semangat yang tidak pernah pudar: ambil kendali, ubah permainan, dan jangan pernah lupa dari mana kamu berasal.



Post Comment